Industri teknologi berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah fintech atau financial technology. Seperti namanya, fintech bergerak di bidang teknologi finansial yang membantu pengguna mempunyai aktivitas finansial yang terintegrasi dengan teknologi untuk meningkatkan efektivitasnya.

Mungkin istilah financial technology terdengar awam bagi banyak orang Indonesia, khususnya yang bagi mereka yang masih belum terlalu paham akan perkembangan teknologi terbaru. Agar mempunyai pengetahuan lebih dalam tentang fintech, baca penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut yuk, Temen Insta!

Tentang Fintech

Fintech merupakan inovasi teknologi di bidang finansial untuk meningkatkan efektivitas transaksi keuangan. Selain itu, adanya fintech juga diharapkan mampu memberikan pengalaman bertransaksi yang mudah dan praktis.

Dikutip dari Bank Indonesia, terdapat beberapa dasar hukum yang menjadi landasan penyelenggaraan financial technology dalam sistem pembayaran Indonesia. Berikut beberapa di antaranya:

  • Peraturan Bank Indonesia No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran
  • Surat Edaran Bank Indonesia No. 18/22/DKSP perihal Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital
  • Peraturan Bank Indonesia No. 18/17/PBI/2016 tentang Uang Elektronik

Jenis-jenis perusahaan financial technology kini juga sangat beragam mengikuti kebutuhan finansial masyarakat modern. Di antaranya adalah fintech perbankan, pinjaman keuangan, asuransi, investasi, hingga pembayaran. Perusahaan pembayaran berbasis teknologi kini sangat erat dengan masyarakat untuk menunjang transaksi pembayaran sehari-hari.

Salah satu contoh fintech pembayaran adalah Instapay. Instapay merupakan aplikasi pembayaran online yang membantu pemilik bisnis menyediakan berbagai opsi metode pembayaran untuk pelanggan. Sehingga pemilik bisnis bisa menerima pembayaran dengan lebih mudah dan praktis.

Dengan Instapay, pemilik bisnis bisa membuat link invoice dan membagikannya ke pelanggan. Link invoice tersebut telah terhubung dengan berbagai metode pembayaran yang dapat dipilih langsung oleh pelanggan.

Baca juga: Jenis-Jenis Pembayaran Nontunai Paling Diminati pada Era Digital

Perkembangan Fintech di Indonesia

fintech-adalah

Sebenarnya fintech sudah berkembang sejak lama di luar negeri. Namun, perusahaan jenis ini baru berkembang di Indonesia sekitar awal tahun 2000-an. Pada saat itu industri pembayaran digital masih sangat awam bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Seiring berjalannya waktu berbagai perusahaan financial technology mulai bermunculan dan menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Hal ini didorong dengan meningkatnya penetrasi internet masyarakat Indonesia dan semakin banyak alternatif aktivitas yang bisa dilakukan secara online, termasuk aktivitas jual beli melalui e-commerce.

Baca juga: e-Commerce: Pengertian, Jenis, dan Potensinya di Indonesia

Kemudian pada tahun 2016, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) didirikan yang merupakan wadah bagi penyelenggara financial technology untuk beradvokasi dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini tentunya menjadi penanda bahwa semakin meningkatnya industri financial technology di Indonesia.

Bahkan pada 2020 diselenggarakan acara tahunan Bulan Fintech Nasional yang masih berjalan hingga kini. Acara tersebut berlangsung atas inisiasi berbagai lembaga yang berkaitan dengan finansial dan keuangan, salah satunya adalah Bank Indonesia.

Peran Fintech dalam Keseharian Masyarakat

Tidak bisa dipungkiri kalau ponsel pintar dan internet sudah menjadi bagian yang melekat dengan keseharian masyarakat. Hal ini pula yang membuat penyedia layanan finansial mulai menghubungkan teknologi dengan finansial melalui inovasi yang berkelanjutan. Berikut ini beberapa peran fintech dalam keseharian masyarakat Indonesia:

1. Menyederhanakan proses transaksi

Perkembangan teknologi mampu memberikan manfaat dan meningkatkan efektivitas bagi penggunanya. Termasuk saat bertransaksi. Teknologi finansial mampu menyederhanakan proses rumit transaksi konvensional sehingga memberikan alur transaksi yang lebih mudah dan praktis bagi masyarakat.

2. Opsi layanan yang beragam

Opsi layanan teknologi finansial sangat beragam guna memenuhi perkembangan kebutuhan masyarakat. Pengguna bisa memilih sendiri jenis layanan yang sesuai dengan preferensi dan tujuan transaksi. Misalnya pada opsi metode pembayaran. Kini telah tersedia opsi pembayaran virtual account, e-wallet, QRIS, hingga kartu kredit.

Baca juga: Segudang Manfaat Kartu Kredit yang Menarik untuk Pelanggan

3. Mendorong kecepatan perputaran uang

Adanya penetrasi teknologi mampu mendorong percepatan uang pada masyarakat. Dengan adanya fintech, masyarakat mampu melakukan transaksi cukup dengan perangkat dalam genggaman. Misalnya saat belanja, pelanggan bisa langsung checkout produk yang diinginkan kapan pun dan di mana pun, tanpa harus datang dan membayar langsung di toko.

Itulah ulasan tentang fintech, termasuk perkembangan dan perannya dalam keseharian masyarakat. Semoga artikel ini mampu memberikan manfaat dan menambah wawasanmu tentang industri finansial teknologi ya, Temen Insta!

Show CommentsClose Comments

Leave a comment