Apakah kamu pernah melihat proses transaksi dengan scan kode QR? Nah, kode tersebut adalah pembayaran QRIS. Tidak hanya tersedia di pusat perbelanjaan besar, pedagang UMKM pun kini mulai memilih metode satu ini. Bukan tanpa alasan, pembayaran dengan QR ternyata memiliki banyak keuntungan untuk bisnis lho, Temen Insta. Temukan penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut yuk!

Perkembangan Pembayaran QRIS

Pertama kali diluncurkan pada 2019, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus berkembang dan menjadi pilihan transaksi digital yang populer di berbagai kalangan masyarakat termasuk pengusaha rumahan. Hal tersebut didukung dengan salah satu tujuan dibuatnya pembayaran ini yaitu memajukan UMKM. Oleh karena itu, QRIS dirancang sedemikian rupa agar mudah digunakan.

Berdasarkan Tempo, pembayaran QRIS telah mencapai Rp27,7 triliun sepanjang tahun 2021. Angka ini tumbuh 237% dibanding tahun sebelumnya. Selain karena sistemnya yang mudah dan efektif, pandemi covid-19 menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan transaksi digital ini.

Baca juga: Transaksi Mudah dengan QRIS, Satu Kode untuk Semua Pembayaran

Keuntungan Pembayaran QRIS

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi membantu meningkatkan efektivitas transaksi, termasuk juga dengan adanya QRIS. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh sebuah bisnis ketika menggunakan QRIS:

1. Biaya Layanan Terjangkau

Bank Indonesia telah menetapkan biaya layanan standar sebesar 0,7% untuk metode pembayaran ini. Jika tagihan senilai Rp10.000, maka biaya layanannya sebesar Rp70 saja. Angka tersebut relatif kecil jika dibandingkan dengan pembayaran nontunai lainnya. Biaya yang terjangkau ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi pemilik usaha UMKM yang ingin menyediakan pembayaran digital tanpa mengeluarkan dana besar,

2. Pembayaran Aman

Dengan adanya standardisasi nasional, QRIS adalah metode transaksi yang aman. Pastikan untuk mendapatkan layanan ini melalui lembaga yang tepat. Instapay adalah aplikasi online invoicing terpercaya yang menyediakan layanan pembayaran QRIS dan telah memiliki izin Bank Indonesia di bawah MC Payment. Jika tertarik untuk menggunakan QRIS Instapay untuk bisnis, baca lebih lanjut di sini ya!

Untuk menghindari salah scan kode QR, pelanggan sebaiknya memastikan kembali apakah nama yang muncul setelah scan adalah nama penjual yang dituju. Kemudian, notifikasi akan muncul di ponsel penjual sesudah pelanggan membayar.

3. Bebas Kontak Fisik

Pandemi mendorong masyarakat untuk semakin memperhatikan kebersihan dan menjaga jarak sosial demi memutus rantai penyebaran virus. Pembayaran digital sangat cocok untuk situasi ini karena tidak ada kontak fisik sama sekali baik melalui uang tunai maupun kartu, cukup scan dengan ponsel.

4. Tidak Repot Kembalian

Salah satu kendala pembayaran tunai konvensional adalah perlu menyediakan uang dengan berbagai pecahan untuk kembalian. Pembayaran digital adalah solusi untuk mengatasi hal ini sehingga transaksi menjadi lebih mudah dan cepat. Sistem antrian pembayaran juga menjadi lebih efektif karena pelanggan tidak perlu menunggu lama untuk menerima uang kembalian.

5. Data Tercatat Otomatis

Keuntungan lain dari pembayaran nontunai ini adalah adanya otomatisasi pencatatan data yang membuat dokumentasi lebih akurat dan terstruktur. Dalam jangka panjang, hal ini akan sangat membantu perkembangan bisnis karena proses mencatat manual yang rumit sudah bisa teratasi. Akibatnya, pemilik usaha menjadi punya lebih banyak waktu untuk fokus pada strategi bisnis jangka panjang.

Sekian ulasan mengenai berbagai keuntungan yang bisa diperoleh dengan menggunakan pembayaran QRIS. Dari sini kita bisa memahami bahwa adaptasi teknologi baru adalah solusi untuk membantu bisnis tumbuh lebih cepat karena transaksi yang efektif. Selamat berbisnis, Temen Insta!

Show CommentsClose Comments

Leave a comment